Minggu, 24 April 2016

Pengukuran dan Peranan dalam BRM (Business Relationship Management) atau Manajemen Hubungan Bisnis

Pengukuran

Kinerja BRM (Business Relationship Management) atau Manajemen Hubungan Bisnis, dapat  diukur kaitannya dengan kegiatan-kegiatan utama dan indikasi dari kinerja utama yang mencerminkan hal-hal berikut ini :
  • Mendokumentasikan sasaran dan hasil bisnis yang diinginkan oleh pelanggan yang disesuaikan atau disetujui juga oleh pelanggan dan disesuaikan  juga dengan kecocokan bersama agar dapat menjadi tambahan untuk portofolio servis atau pelayanan dari perusahaan.
  • Melengkapi dan menandatangani persyaratan ketika ada servis atau pelayanan yang terbaru dari perusahaan dan agar dapat digunakan oleh pelanggan ketika mereka mendapatkan kasus yang berhubungan dengan bisnis mereka.
  • Mendokumentasikan laporan yang mengidentifikasikan atau menunjukan perubahan yang mungkin berdampak pada pelayanan yang diberikan untuk pelanggan dan mengidentifikasikan layanan atau servis yang tersedia sebagai respon untuk kebutuhan pelanggan.
  • Peluang untuk memanfaatkan perkembangan teknologi yang terbaru dan inovasi-inovasi lainnya yang dapat diidentifikasikan, kerja sama dengan pelanggan yang dapat dinilai, didokumentasikan serta dicatat dalam portofolio servis atau layanan.
  • Mendokumentasikan keterangan yang memberikan layanan secara efektif dan efisien  demi memenuhi kebutuhan pelanggan.
  • Menilai secara rutin kepuasan dari pelanggan yang menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, misalnya, melalui bisnis dengan pelanggan yang telah berulang kali dan melalui rekomendasi positif dari pelanggan-pelanggan lain yang potensial.
  • Mendokumentasikan laporan bahwa peningkatan pelayanan yang terus-menerus dapat dicapai dalam menanggapi permintaan pelanggan, serta mendokumentasikan laporan melalui analisis laporan layanan, keluhan, komentar dan umpan balik lainnya.